![]()
Pertanyaan ini selalu menghantui saya setiap ada tawaran kerja di tempat lain yang mengharuskan saya menggunakan alat transportasi modern (baca pesawat) ini. padahal beberapa tahun lalu, terbang merupakan hal biasa bagi saya.
Ketika menuju bandara, jantung ini berdegub lebih kencang dari biasanya, saya merasa seperti dibawa ke altar jagal. Bersiap untuk mati, (mungkin terdengar berlebihan, tapi ini kenyataan yang saya hadapi).
Banyak teman yang bilang bahwa persentase kecelakaan pesawat sangat kecil jika dibandingkan dengan keberhasilan take off dan landing yang sempurna. Tapi, ini tak cukup membuat saya berani terbang, hingga saya lebih memilih perjalanan darat Jakarta-Banda Aceh selama 4 hari.
Life is about choice.
Life is a matter of choice, Beck.
U’ve got to do what u’ve got to do..
Hidup kan lebih mahal drpd sehelai tiket pesawat…
tapi, tetep aja phobia itu harus diobatin tuh…